Di Saat Mulai Merasa Kecanduan Instagram

Akhir-akhir ini, aku merasa terkena candu Instagram. Iya, Instagram. Aplikasi untuk berbagi foto dan video itu membuatku ketagihan untuk selalu membukanya. Dan aku tahu, hal itu tidak baik untukku jika dibiarkan terlalu lama.

Menurutku, Instagram mempunyai dampak buruk bagi kesehatan mental dan jiwa bila sampai kecanduan. Kenapa bisa begitu? Sekarang coba tengok ke Instagram. Postingan-postingan yang ada di sana, kebanyakan menunjukkan tentang pencitraan.

Banyak yang memposting foto atau video tentang sesuatu yang membuat citra mereka naik (seolah ingin dipandang lebih oleh orang lain).

Kalau terus menerus melihat postingan seperti itu, aku bisa menjadi pribadi yang juga doyan pamer. Atau mungkin bisa terkena depresi bila sampai terkena rasa iri. Tahu sendiri kan, manusia itu rentan terkena rasa iri hati?

Nah, mencoba mengatasi rasa canduku, di sinilah sekarang aku berada. Di saat senggang, aku akan berada di sini saja. Menuliskan sesuatu agar tidak keseringan membuka Instagram. Sambil mengasah tulisanku juga agar semakin rapi. Aku pernah diberitahu seorang teman dekatku, jika ingin tulisanmu semakin rapi, menulislah setiap hari.

Kalau setiap hari, mungkin aku masih belum sanggup, hihi. Tapi, aku akan mencoba menulis di sini saat senggang. Untuk mengatasi rasa canduku terhadap Instagram pokoknya.

Bagaimana dengan kalian sendiri? Ada yang merasa sama denganku? Dan ingin mengatasinya juga? Kalian bisa berbagi di kolom komentar.

Oke, sampai bertemu di postingan selanjutnya! Oh, iya. Blog ini isinya sesuka hati. Alias, kalau aku ingin menulis tentang kepenulisan, aku akan menuliskannya. Kalau aku ingin menulis tentang desain, aku akan menuliskannya.

Bye, bye!

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai